Pontianak, Educeria.com - Sebuah video tentang seorang anak laki-laki di Pontianak yang berjalan 2 kilometer untuk melaporkan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) orang tuanya viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, anak tersebut pergi ke kantor polisi dan meminta bantuan untuk menyelamatkan ibunya.
“Mama kena siksa sama bapak di rumah,” ujar anak yang mengenakan kaos kuning dalam unggahan video @polresta_pontianak pada Rabu, 21 Oktober 2026.
“Kesini dari rumah naik apa?” tanya salah satu petugas yang kemudian dijawab dengan berjalan kaki.
Bersama dengan petugas kepolisian, bocah tersebut kembali ke rumah setelah melapor tindakan KDRT sang ayah.
“Jalan kaki 2 kilo, minta tolong ke kami kalau ibunya kena siksa bapaknya,” ungkap petugas.
Lebih lanjut, video menunjukkan momen petugas bertemu dengan ayah tersebut dan mengakui ada masalah dalam rumah tangga.
“Bertengkar biasa Bang, enggak ada apa-apa. Biasa urusan rumah tangga. Aman, aman,” ucap ayah anak tersebut yang diketahui bernama Muhammad Hasan itu.
Barang-barang Pecah di Rumah, Korban Dicekik
Kapolsek Pontianak Barat AKP Basuki Arif Wibowo mengungkapkan bahwa saat mendatangi rumah di Jalan Kom Yos Sudarso, Gang Kenari 2, korban yang diketahui bernama Noviana mengaku tidak diizinkan untuk keluar.
“Setelah sampai TKP, kita coba konfirmasi keadaan, ternyata pengakuan istrinya dirinya tidak boleh keluar rumah dan ada kekerasan fisik dari suaminya,” ujar Basuki dalam keterangannya pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Saat akan dimintai keterangan lebih jauh, Basuki menyebut bahwa Hasan melarikan diri dan polisi langsung membawa korban dan sang anak ke tempat aman.
“Pelaku melarikan diri, kenapa tidak kita kejar saat itu? Karena kita mengutamakan keselamatan ibu dan mental anaknya yang mungkin dalam keadaan syok,” jelasnya.
“Setelah diselamatkan, korban membuat laporan dan diantar ke rumah sakit,” imbuhnya.
Artikel Terkait
Awal Mula Perundungan Siswa SD Pemalang Terbongkar: Kecurigaan sang Nenek Lihat Memar di Perut Korban
Bayang-Bayang Hukum di Balik Paradoks Perundungan Anak
Keluarga Seyogianya Jadi Ruang Pertama yang Membentuk Kepribadian Anak: Memahami Akar Perundungan
Ketika Sekolah Tak Lagi Aman: Menimbang Jalan Hukum bagi Anak Pelaku Perundungan