• Kamis, 22 Oktober 2026

Chef Arnold Kritik Bisnis Dapur MBG, Singgung Investor yang Ingin Cepat Balik Modal

Photo Author
Muhammad Guruh Nuary, Educeria.com
- Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:09 WIB
Chef Arnold mengkritik dugaan orientasi keuntungan investor dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui unggahan Threads pada Rabu, 21 Oktober 2026. (Sumber: Instagram/@arnoldpo)
Chef Arnold mengkritik dugaan orientasi keuntungan investor dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui unggahan Threads pada Rabu, 21 Oktober 2026. (Sumber: Instagram/@arnoldpo)

Jakarta, Educeria.com — Chef Arnold Poernomo mengkritik dugaan orientasi keuntungan investor dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui unggahan Threads pribadinya pada Rabu, 21 Oktober 2026, yang menyoroti persoalan pengembalian modal dan pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam unggahan di akun @arnoldpo, Arnold mempertanyakan alasan investor dapur MBG dinilai ingin meraih keuntungan dengan cepat, di tengah ketidakpastian keberlanjutan proyek dalam lima tahun ke depan.

Ia menyebut pengembalian modal dapur MBG diperkirakan sekitar satu tahun, sedangkan bisnis makanan dan minuman pada umumnya belum tentu mencapai titik impas dalam waktu satu setengah tahun.

Chef Arnold Soroti Dugaan Orientasi Keuntungan Investor. “Dapur MBG itu balik modal kurang lebih 1thn dan sisanya untung,” tulis Arnold dalam unggahannya.

Baca Juga: Mitra Dapur MBG Protes ke DPR, Agus Sulistriyono: Jangan Paksa BGN Meloloskan Semua

Ia menilai situasi tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi BGN, terutama terkait tata kelola dan perilaku mitra yang terlibat dalam penyelenggaraan program.

Unggahan tersebut mendapat ribuan tanda suka. Sejumlah pengguna Threads juga merespons dengan membagikan pengalaman dan pandangan mereka mengenai operasional dapur MBG.

Salah satu pengguna mengaku mengetahui persoalan tersebut melalui teman-temannya yang pernah bekerja sebagai kepala koki di dapur MBG.

Akun itu mengklaim sejumlah pekerja tidak bertahan karena persoalan anggaran, penyusunan menu, serta dugaan keterlibatan berbagai pihak dalam pengelolaan dapur.

Namun, klaim pengguna tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan tidak mewakili kondisi seluruh dapur MBG.

BGN Pernah Menjelaskan Perhitungan Modal Dapur MBG

Dalam siaran pers pada 25 Februari 2026, BGN menyatakan investasi awal mitra untuk membangun dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berkisar Rp2,5 miliar hingga Rp6 miliar.

BGN juga menjelaskan bahwa pendapatan kotor maksimal dari komponen insentif diperkirakan sekitar Rp1,8 miliar per tahun, tetapi angka tersebut bukan keuntungan bersih.

Menurut penjelasan BGN, titik impas bisnis diproyeksikan tercapai dalam kisaran dua hingga dua setengah tahun setelah memperhitungkan investasi, penyusutan aset, dan biaya operasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Muhammad Guruh Nuary

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X