• Sabtu, 17 Oktober 2026

Kegembiraan Warga Palangka Raya saat Hujan Turun: Ini yang Dirindukan Banyak Orang, Asap Jauh Berkurang

Photo Author
Siti Yani, Educeria.com
- Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:58 WIB
Kabut asap di Palangka Raya cukup berkurang setelah hujan turun sejak Kamis, 15 Oktober 2026 sore. (Threads/amjhad8-vurafiori)
Kabut asap di Palangka Raya cukup berkurang setelah hujan turun sejak Kamis, 15 Oktober 2026 sore. (Threads/amjhad8-vurafiori)

Tangerang, Educeria.com - Warga Palangka Raya, Kalimantan Tengah menyambut gembira hujan yang turun sejak Kamis, 15 Oktober 2026 sore.

Menilik sejumlah unggahan di media sosial, sejumlah wilayah di Palangka Raya masih diguyur hujan hingga Jumat, 16 Oktober 2026.

“Palangka Raya, 07.40 WIB, 16 Oktober 2026 Alhamdulillah hujan. Tadi malam sempat hujan walau pun hanya 5 menit dan pagi ini hujan lagi, semoga hujannya makin deras dan lama ya Allah supaya asapnya berkurang,” tulis unggahan akun Threads @vir*****i pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Dalam unggahan tersebut, ia juga membagikan foto hujan turun dari teras rumahnya beserta kondisi kabut asap terkini di area tempat tinggalnya.

“Walau pun hari ini warnanya kuning, tapi enggak sepekat kemarin. Alhamdulillah Allah turunkan hujan, semoga hujannya deras dan lama untuk mengurangi asap-asap,” ujarnya dalam video tersebut.

“Bau hujannya itu lho karena asapnya banyak banget,” imbuhnya.

Unggahan lain mengenai hujan di Palangka Raya juga diunggah oleh akun Threads @eon*****s.

“Kita kayak orang baru lihat hujan. Ini Palangka Raya, 16 Oktober 2026 pukul 08.58 WIB, hujan yang dirindukan akhirnya datang walau hanya sebentar, tapi cukup mengobati rindu,” tulisnya.

Menurut pengakuan warga, hujan yang turun itu cukup membantu menghilangkan asap imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Tadi malam hujan beberapa menit, Alhamdulillah. Di sebagian tempat lainnya, hujan tengah malam dan ada juga yang subuh atau paginya hujan deras,” tulis akun @sus*********i

“Dan pagi ini, asap jauh berkurang. Masih mendung juga, semoga hujan lagi yang deras dan lama. Terima kasih untuk yang selalu mendoakan,” lanjutnya.

Sementara itu, penanganan keluhan gangguan kesehatan akibat asap dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Palangka Raya dengan menyiapkan tenaga medis dan pasokan oksigen.

“Pelayanan kesehatan tetap kami siapkan untuk masyarakat selama kondisi kabut asap ini. Kami juga memastikan ketersediaan oksigen aman agar warga yang membutuhkan penanganan medis dapat segera terlayani,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan dalam keterangan resmi yang diunggah di laman Media Center Palangka Raya pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Menurut catatan Dinkes Kota Palangka Raya, ada 11 puskesmas di Kota Palangka Raya yang siaga melayani masyarakat terdampak karhutla, lengkap dengan fasilitas ruang oksigen. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Muhamad Hijar Ardiansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X