Selain penanganan di puskesmas, Dinkes juga mengoptimalkan jejaring fasilitas kesehatan lainnya serta menjangkau langsung titik-titik pemukiman terdekat dengan lokasi kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Manfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia dan jangan menunda pemeriksaan jika gangguan pernapasan terasa semakin berat,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Kabut Asap Karhutla Selimuti Jambi, ISPU Sempat Tembus 300
Antrean BBM Bali Belum Reda, Muncul Fenomena Ojol Jual Bensin hingga Rp200 Ribu
BBM Langka di Bali: ASN WFH dan Siswa PJJ Selama 3 Hari
Kabut Asap Masih Meluas, Mengapa Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional?
Wayan Koster Bentak Pegawai SPBU yang Curhat Kelelahan, Krisis BBM Bali Disorot