• Kamis, 15 Oktober 2026

BBM di Bali Masih Sulit Didapat, Dirut Pertamina Minta Maaf

Photo Author
Muhammad Guruh Nuary, Educeria.com
- Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:00 WIB
Antrean kendaraan terlihat di sejumlah SPBU di Bali saat pasokan BBM mengalami gangguan. Pertamina mengungkap kendalanya (YouTube/@infowargarepublik).
Antrean kendaraan terlihat di sejumlah SPBU di Bali saat pasokan BBM mengalami gangguan. Pertamina mengungkap kendalanya (YouTube/@infowargarepublik).

 

Tangerang, Educeria.com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) masih menyulitkan warga di sejumlah wilayah Bali. Antrean kendaraan di SPBU masih dilaporkan terjadi pada Rabu pagi (14/10/2026), meskipun pemerintah daerah bersama Pertamina telah menyiapkan percepatan distribusi.

Bali Post melaporkan antrean panjang masih berlangsung setelah sehari sebelumnya disepakati pengoperasian SPBU selama 24 jam. Pelayanan di sejumlah lokasi belum kembali normal.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyiagakan 52 SPBU dengan layanan 24 jam di Jembrana, Tabanan, Badung, Karangasem, Buleleng, dan Denpasar. Daftar lokasi tersebut akan diperbarui mengikuti kondisi lapangan.

Baca Juga: BBM Langka di Bali, Wayan Koster Panggil Pertamina dan Janjikan Pasokan Normal

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Bali bersama Pertamina menyiapkan pengoperasian 24 jam untuk 92 SPBU di Denpasar dan Badung. 

Gubernur Bali Wayan Koster menyebut penerapannya dilakukan bertahap mulai Selasa malam karena membutuhkan persiapan tenaga operasional.

Koster menyatakan pasokan terbaru mencukupi kebutuhan sekitar dua pekan. 

Namun, antrean pada Rabu pagi menunjukkan kecukupan stok belum serta-merta diikuti pulihnya pelayanan di seluruh lokasi terdampak.

Baca Juga: BBM Bali Mulai Pulih? Antrean Motor Masih Mengular di Denpasar dan Badung

Simon Minta Maaf

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyampaikan permintaan maaf kepada warga Bali. 

Ia menyebut gangguan jangkar kapal menyebabkan jadwal bongkar muat pada Senin mundur dari pukul 06.30 menjadi sekitar pukul 22.00 WITA.

Selain kendala kapal, Simon mengatakan peningkatan konsumsi Pertalite turut memengaruhi pasokan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Muhamad Hijar Ardiansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X