• Selasa, 13 Oktober 2026

Serangan Houthi ke Bandara Riyadh Tewaskan 12 Orang, Jamaah Umrah Jadi Korban

Photo Author
Muhammad Guruh Nuary, Educeria.com
- Senin, 12 Oktober 2026 | 13:39 WIB
Kepulan asap terlihat dari kejauhan di sekitar Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, setelah serangan. (Foto: Tangkapan layar Threads)
Kepulan asap terlihat dari kejauhan di sekitar Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, setelah serangan. (Foto: Tangkapan layar Threads)

Baca Juga: Bayang-Bayang Hukum di Balik Paradoks Perundungan Anak

12 Orang Tewas dan 309 Terluka

Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi melaporkan sedikitnya 12 orang meninggal dunia akibat serangan tersebut.

Korban terdiri atas empat warga negara Arab Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.

Selain korban meninggal dunia, sebanyak 309 orang dilaporkan terluka. Sebagian korban mengalami luka serius dan mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit.

Serangan itu juga menimbulkan kerusakan material di fasilitas bandara. Otoritas terkait melakukan pemeriksaan untuk menilai dampak kerusakan serta memastikan keamanan area sebelum operasional penerbangan dapat berjalan kembali.

Kelompok Houthi Dituding Terlibat

Koalisi militer pimpinan Arab Saudi menuding kelompok Houthi yang berasal dari Yaman sebagai pihak di balik serangan tersebut.

Tuduhan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan dan rangkaian serangan terhadap fasilitas penerbangan di Arab Saudi.

Keterlibatan kelompok Houthi dalam serangan terbaru perlu tetap dibedakan antara tuduhan pihak Saudi dan hasil penyelidikan yang mengonfirmasi pelaku.

Informasi mengenai perkembangan penyelidikan serta pernyataan pihak yang dituding menjadi bagian penting untuk memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.

Serangan terhadap bandara sipil ini meningkatkan kekhawatiran terhadap keselamatan penumpang, pekerja bandara, serta warga asing yang berada di Arab Saudi, termasuk mereka yang melakukan perjalanan untuk menunaikan ibadah umrah.

Penerbangan Terganggu, Jamaah Diminta Memantau Informasi

Setelah serangan, operasional Bandara Internasional King Khalid dihentikan sementara untuk pemeriksaan keamanan.

Sejumlah penerbangan terdampak dan penumpang diminta memeriksa status penerbangan melalui maskapai masing-masing.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Muhamad Hijar Ardiansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kurniasih: Dukung Pendidikan Gratis Berkeadilan

Kamis, 1 Oktober 2026 | 21:38 WIB
X