Tangerang, educeria.com— Warna merah menyala ternyata belum cukup untuk membawa seekor arwana menjadi juara di Indodragon Championship. Dalam kompetisi ikan hias tersebut, juri menilai sejumlah aspek secara terukur mulai dari warna, anatomi hingga performa ikan saat berenang di dalam akuarium.
Penyelenggara sekaligus Ketua Juri Indodragon Championship, Hendri Leong mengatakan terdapat tiga komponen utama dalam proses penjurian, yakni warna, anatomi dan overall atau penampilan keseluruhan.
“Jadi ada tiga yang utama, warna, anatomi, sama overall. Tinggal persentasenya mengikuti kelas,” kata Hendri.
Pada kelas merah XL, misalnya, aspek warna memiliki bobot penilaian paling besar, yakni 40 persen. Sementara anatomi dan overall masing-masing memiliki bobot 30 persen.
“Kalau kelas merah XL, warna harus 40 persen, anatomi 30 persen, overall 30 persen. Seperti kontes kecantikan, ada persentasenya,” ujarnya.
Penilaian overall tidak sekadar melihat tubuh ikan secara keseluruhan. Gaya berenang dan kemampuan ikan menampilkan performa di dalam akuarium juga menjadi perhatian juri.
Hendri mengibaratkan proses tersebut seperti kontes kecantikan. Jika manusia dinilai melalui cara berjalan dan penampilannya di atas panggung, arwana juga dinilai melalui gerakan dan performanya saat berada di hadapan juri.
“Gaya berenangnya juga dilihat. Seperti kontes kecantikan, gaya jalannya dilihat, lalu bagaimana dia perform,” katanya.
Selain kualitas fisik, ukuran ikan menjadi syarat penting dalam menentukan kelas pertandingan. Indodragon Championship mempertandingkan 11 kelas yang dibedakan antara lain berdasarkan ukuran dan karakteristik ikan. Peserta wajib memasukkan ikan ke kelas yang sesuai dengan panjang tubuhnya.
Menurut Hendri, panitia memberikan toleransi sekitar satu sentimeter dalam proses pengukuran. Jika ikan diketahui melebihi batas ukuran sebelum proses penjurian, panitia masih dapat mengarahkannya ke kelas yang sesuai.
Namun, ketika proses penilaian sudah dilakukan, perpindahan kelas tidak lagi dimungkinkan.
“Kalau sudah penjurian tidak bisa naik kelas lagi. Kalau sudah dinilai lalu dipindahkan, nanti mengacaukan penilaian,” ujarnya.
Karena itu, para peserta umumnya telah mengukur ikan masing masing sebelum dibawa ke arena pertandingan.