Luthfie menegaskan, penyidik masih mengumpulkan hasil pemeriksaan yang diperlukan sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
“Kami masih menunggu hasil dari Peksos atau kementerian dalam hal ini Lapsos (Lembaga Perlindungan Anak Sosial), termasuk juga masih menunggu hasil pemeriksaan psikologi dari Bidlabfor Polda Jawa Timur,” jelas Luthfie.
Kasus ini menjadi sorotan usai ayah korban, Abdul Wahid, mengungkapkan bahwa anaknya, seorang penderita down syndrome yang masih berusia 10 tahun meninggal diduga jadi korban bullying.
Abdul Wahid menyebut bahwa saat ditemukan, anaknya dalam kondisi tersungkur jatuh dari kursi roda dengan lilitan tali sepatu di leher, serta diduga ada sabun colek di mulutnya.***
Artikel Terkait
Kegembiraan Warga Palangka Raya saat Hujan Turun: Ini yang Dirindukan Banyak Orang, Asap Jauh Berkurang
Viral Warga Bali Bagikan Bensin ke Tetangga, Berawal dari Kecurigaan Tak Keluar Rumah 2 Hari: Enggak Bisa Kemana-mana
Hadir di Forum G20, Indonesia Dorong Kepastian Standar Hukum dan Regulasi dalam Keuangan Digital
Tak Punya Sertifikat Halal, Apakah Produk Langsung Ditarik dari Pasaran? Ini Penjelasan BPJPH