Pada 5 Oktober 2026, Kepala BGN Sudaryono juga menegaskan bahwa skema insentif mitra perlu mempertimbangkan kapasitas dapur, jumlah penerima manfaat, dan besarnya investasi.
Pernyataan resmi tersebut menjadi konteks penting dalam perdebatan mengenai keuntungan mitra SPPG dalam progam MBG ini.