• Minggu, 11 Oktober 2026

Awas! Penipuan APK Lewat WhatsApp Kembali Marak, Jangan Asal Buka File Ini

Photo Author
Muhammad Guruh Nuary, Educeria.com
- Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:33 WIB
Ilustrasi modus peniouan apk melalui undangan. (Dok. NKRI24JAM)
Ilustrasi modus peniouan apk melalui undangan. (Dok. NKRI24JAM)

Tangerang, Educeria.com– Penipuan APK terbaru 2026 melalui WhatsApp dapat dikenali dari file aplikasi berformat .apk yang dikirim dengan kedok undangan pernikahan, resi paket, atau dokumen pajak. Untuk menghindari pencurian data, jangan memasang file tersebut sebelum memastikan sumbernya benar-benar tepercaya.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan yang memanfaatkan berkas APK.

Imbauan tersebut disampaikan melalui publikasi berjudul "Jangan Terpancing! Penipuan Menggunakan Berkas APK" . Dalam modus ini, pelaku berusaha membuat file aplikasi terlihat seperti dokumen biasa agar korban tertarik membuka atau memasangnya.

Karena itu, pengguna WhatsApp perlu lebih teliti saat menerima lampiran dari nomor yang tidak dikenal.

“Pihak instansi resmi, perbankan, maupun kurir ekspedisi tidak pernah mengirimkan file dokumen berformat 'apk',” tulis Diskominfo Jabar dalam laman resminya yang diakses Minggu (10/10/2026). 

Ciri-ciri Penipuan Lewat WhatsApp

Salah satu ciri utama yang perlu diwaspadai adalah lampiran berakhiran .apk yang diklaim sebagai dokumen penting. File tersebut dapat disertai pesan yang mengatasnamakan kerabat, perusahaan, instansi pemerintah, atau jasa pengiriman barang.

  • Pengirim biasanya menggunakan nama atau informasi yang familier agar penerima tidak curiga.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap berbagai penyamaran, mulai dari undangan pernikahan atau acara, resi maupun foto paket ekspedisi, hingga surat tagihan dan teguran pajak.

Pesan semacam ini sengaja dirancang agar penerima merasa panik atau penasaran sehingga terdorong membuka lampiran. Sebelum mengambil tindakan, periksa jenis file dan pastikan kebenaran informasi melalui saluran resmi.

Perlu dipahami bahwa APK (Android Package Kit) merupakan format paket aplikasi untuk perangkat Android, bukan format dokumen umum seperti PDF atau JPG. Jika sebuah pesan mengaku berisi dokumen tetapi justru melampirkan file APK, jangan langsung memasangnya. Verifikasi terlebih dahulu kepada pihak yang disebut sebagai pengirim.

  • Cara Amankan WA dari APK Berbahaya

Langkah paling penting untuk mengamankan WhatsApp dari ancaman APK berbahaya adalah tidak pernah memasang aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya. Jika menerima file mencurigakan dari nomor yang Anda kenal, konfirmasikan terlebih dahulu pengirimannya melalui panggilan telepon atau saluran komunikasi lain.

Langkah ini sangat diperlukan karena akun pengirim yang Anda kenal bisa saja telah diretas (hacked) oleh pihak lain. Pengguna Android juga disarankan untuk memastikan izin instalasi aplikasi dari sumber tidak dikenal (Install Unknown Apps) tidak diberikan kepada aplikasi yang tidak tepercaya.

Pengaturan tersebut membantu membatasi pemasangan aplikasi di luar Google Play Store. Namun, perlindungan sistem ini bukan jaminan mutlak, sehingga kewaspadaan pengguna tetap menjadi benteng utama.

Selain itu, jangan mudah mengikuti instruksi pesan yang mendesak Anda untuk membuka lampiran atau memasang aplikasi. Periksa identitas pengirim, isi pesan, dan format file sebelum mengeklik atau mengunduhnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Muhammad Guruh Nuary

Tags

Terkini

Kurniasih: Dukung Pendidikan Gratis Berkeadilan

Kamis, 1 Oktober 2026 | 21:38 WIB
X