berita

Batam Blackout: PLN Pulihkan Pasokan Listrik hingga Investigasi Penyebab Gangguan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:01 WIB
Sejumlah wilayah di Batam blackout pada 12 Oktober 2026. (Threads/mawaddahauliaaa)

 

Tangerang Educeria.com - Pemadaman listrik atau blackout melanda sebagian besar wilayah Kota Batam dan sekitarnya, Kepulauan Riau, pada Senin, 12 Oktober 2026 pagi. 

Gangguan sistem kelistrikan yang terjadi sejak sekitar pukul 06.30 WIB tersebut berdampak pada aktivitas masyarakat dan pelayanan publik.

Media sosial lantas ramai dengan keluhan warga Batam karena keterbatasan dalam akses listrik, jaringan internet, hingga air.

Wilayah yang terdampak listrik padam di antaranya Batam Kota, Bengkong, Sagulung, Sekupang, dan sejumlah kawasan lainnya.

“Berdasarkan indikasi awal, gangguan diduga dipicu oleh masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan yang menyebabkan gangguan pada instalasi kelistrikan hingga berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah,” ujar Sekretaris Perusahaan PLN Batam Rudi Antono dalam keterangannya kepada media pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Meski begitu, penyebab pasti gangguan yang terjadi di Batam, sepenuhnya masih dalam proses pendalaman.

“Petugas teknis dan operasional tetap disiagakan untuk memantau kondisi sistem dan menjaga keandalan pasokan listrik,” imbuhnya.

Adapun dalam keterangan yang dibagikan melalui unggahan di Instagram @ptplnbatam, disebutkan bahwa pemulihan telah berhasil dilakukan pada pukul 17.58 WIB.

Oleh karena itu, pasokan kelistrikan ke Batu Aji, Sagulung, Tiban, Batam Center, Baloi, Batu Ampar, Nagoya, dan Punggur telah teratasi.

Mengenai gangguan jaringan internet di hari yang sama, pihak PLN Batam membantah bahwa gangguan dan pemulihan kelistrikan berkaitan dengan kerusakan kabel bawah laut Singapura-Batam.

Tak hanya itu, PLN Batam juga menegaskan tentang kabar yang beredar mengenai rencana pembatasan nyala listrik 6 jam adalah hoaks.

“Sehubungan dengan beredarnya unggahan grafis di media sosial mengenai ‘Pengumuman Pemadaman Listrik Terencana Selama 3 Hari 12 sampai 14 Oktober 2026’ serta pesan berantai yang menyatakan bahwa listrik hanya menyala dari PLTD Tanjungpinang dan warga hanya kebagian nyala 6 jam, PT PLN Batam menegaskan bahwa seluruh informasi tersebut adalah tidak benar,” tegas Rudi.

Rudi menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan pengumuman pemadaman terencana selama 3 hari berturut-turut.

Halaman:

Tags

Terkini