berita

SPBU Pertamina di Bali Kosong, Pasokan BBM Ditargetkan Pulih Mulai Sore

Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:32 WIB
Antrean sepeda motor di SPBU Pesanggaran, Bali, dilaporkan mengular hingga sekitar 1,5 kilometer. (Threads/@blasiu***)

 

Tangerang, Educeria.com – Sejumlah SPBU Pertamina di Bali kehabisan stok Pertalite dan Pertamax akibat kendala pasokan serta keterlambatan distribusi.

Pemerintah Provinsi Bali menyebut pasokan BBM ditargetkan kembali teratasi mulai Senin sore, 12 Oktober 2026, setelah distribusi tambahan dilakukan ke berbagai wilayah.

Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan hal tersebut setelah memanggil perwakilan Pertamina dan Hiswana Migas untuk membahas kelangkaan BBM dan antrean panjang di sejumlah SPBU.

Baca Juga: Antrean SPBU Pertamina di Bali Mengular, Warga Dibuat Menunggu Berjam-jam

Apa Penyebab BBM Langka di Bali?

Kelangkaan BBM dipicu keterlambatan pasokan yang berdampak pada distribusi ke sejumlah SPBU.

Akibatnya, beberapa stasiun pengisian kehabisan stok, sementara SPBU yang masih memiliki BBM dipadati kendaraan.

Pertamina Patra Niaga menambah penyaluran BBM sebanyak 26.200 kiloliter untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali.

Pasokan tambahan dikirim secara bertahap melalui Terminal BBM Sanggaran di Denpasar dan Terminal BBM Manggis di Kabupaten Karangasem.

Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Selimuti Jambi, ISPU Sempat Tembus 300

Kapan Pasokan BBM Kembali Normal?

Wayan Koster menyatakan distribusi BBM mulai dilakukan ke seluruh wilayah Bali pada Senin, 12 Oktober 2026. Ia berharap kendala pasokan dapat diatasi pada sore hari setelah distribusi berjalan.

Namun, pemulihan stok di setiap SPBU dapat berlangsung bertahap, bergantung pada kedatangan pasokan dan proses penyaluran di lapangan.

Halaman:

Tags

Terkini