berita

Arwana Super Red, ‘Permata Indonesia’ yang Didorong Makin Mendunia Lewat Kontes

Minggu, 4 Oktober 2026 | 20:49 WIB
Potret salah satu ikan Arwana Super Red pada indodragon Championship ke-8, di Mall Alam Sutra Tangerang. (educeria.com/Nur Agnatul Hasanah)

Selain memiliki nilai ekonomi tinggi, perdagangan dan perpindahan arwana juga memiliki aturan khusus. Menurut Hendri, ikan yang diperdagangkan berasal dari hasil budidaya dan setiap ikan mempunyai identitas berupa tag number atau chip.

“Semua ikan ada tag number, ada chip ID. Bahkan kalau pindah kota harus dilengkapi dokumen angkut,” katanya.

Sofian dari BrotherRed menambahkan, penyelenggaraan kompetisi turut membantu menghidupkan mata rantai ekonomi di sekitar arwana.

Tidak hanya pembudidaya dan pedagang ikan, industri perlengkapan seperti akuarium, filter, lampu, media biologis, pipa hingga berbagai peralatan pemeliharaan ikut berkembang bersama meningkatnya jumlah penghobi.

Karena itu, ia berharap dukungan terhadap penyelenggaraan kompetisi ikan hias dapat diperluas. Hendri juga berharap pemerintah semakin melihat potensi arwana bukan sekadar sebagai ikan peliharaan, melainkan bagian dari kekayaan Indonesia yang memiliki nilai ekonomi sekaligus daya tarik internasional.

“Kita ingin mempromosikan permata Indonesia. Harusnya ini juga mendapat dukungan supaya semakin dikenal,” katanya.

Dengan bertambahnya penghobi dan kompetisi, Hendri berharap industri arwana nasional mampu terus berkembang tanpa meninggalkan prinsip budidaya dan pengelolaan yang bertanggung jawab.

“Kalau penghobinya semakin banyak, industrinya juga ikut bergerak. Pedagang, pembudidaya, kontes dan industri pendukung semuanya bisa berkembang,” tuturnya.

Halaman:

Tags

Terkini