• Rabu, 30 September 2026

Sebanyak 3.038 Wisudawan UMT Diingatkan Terus Tingkatkan Kompetensi dan Integritas

Photo Author
Muhammad Guruh Nuary, Educeria.com
- Selasa, 29 September 2026 | 22:37 WIB
Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Warsito, saat memberikan sambutan. (dok. Youtube UMT)
Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Warsito, saat memberikan sambutan. (dok. Youtube UMT)

Tangerang, Educeria.com — Sebanyak 3.038 wisudawan Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) diingatkan untuk terus meningkatkan kompetensi sekaligus menjaga integritas setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

Pesan tersebut disampaikan Rektor UMT, Warsito, dalam sambutannya pada Sidang Senat Terbuka dengan agenda wisuda program magister, sarjana, dan diploma UMT. Pelaksanaan wisuda tersebut digelar dalam tiga sesi.

Warsito mengatakan, kelulusan dan perolehan ijazah bukan menjadi akhir dari proses pembelajaran. Menurutnya, para lulusan akan menghadapi persaingan yang semakin tinggi sehingga perlu terus mengembangkan kemampuan setelah meninggalkan bangku kuliah.

“Ijazah bukan satu-satunya sebagai bentuk kemampuan Anda. Ijazah itu hanya menunjukkan bahwa Anda pernah kuliah. Persaingan ke depan semakin tinggi,” ujar Warsito di hadapan ribuan wisudawan, di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Selasa (29/9/2026).

Baca Juga: UMT Targetkan 50 Persen Program Studi Berstatus Unggul Tahun Ini

Ia meminta para wisudawan untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi di berbagai bidang. Kemampuan tersebut dinilai penting agar lulusan mampu beradaptasi dengan tuntutan dan perubahan yang dihadapi setelah menyelesaikan pendidikan.

“Kompetensi itu terus diperlukan. Oleh karena itu, kalian belajar terus meningkatkan kompetensi di mana pun,” katanya.

Selain kompetensi, Warsito menekankan pentingnya menjaga integritas dan kejujuran. Ia mengatakan, kompetensi dapat membantu seseorang memperoleh jabatan, tetapi kepercayaan harus dijaga melalui perilaku yang berintegritas.

“Kalau kompetensi bisa Anda raih. Jabatan bisa Anda raih dengan kompetensi Anda. Tetapi kepercayaan, kejujuran itu akan hancur jikalau Anda tidak bisa memegang integritas, tidak bisa memegang kejujuran,” tegasnya.

Warsito juga mengingatkan lulusan agar memiliki iman yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan setelah lulus. Menurutnya, nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UMT diharapkan menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat dan profesional.

“Kalau kalian memiliki iman yang kuat, diajak ke kanan ke kiri, diajak untuk nepotisme, diajak hal-hal yang negatif, Anda akan pasti takut. Karena ada Allah. Kuatkan iman,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Warsito juga menyampaikan pentingnya membangun mental pantang menyerah. Ia mendorong para lulusan untuk tidak takut menghadapi kegagalan dan menjadikan setiap persoalan sebagai bagian dari proses pembelajaran.

“Lulusan Muhammadiyah tidak ada kata cengeng, tidak ada kata menyerah. Anda jatuh, bangun lagi. Anda jatuh, bangun lagi,” kata Warsito.

Ia kemudian berpesan agar para lulusan tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Muhamad Hijar Ardiansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X