![]() |
| Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) bersama masyarakat Desa Pisangan Jaya. |
Tangerang, Educeria.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menyelenggarakan Workshop Urban Farming Daur Ulang dengan tema “Pemanfaatan Bahan Bekas Rumah Tangga untuk Menjadi Media Tanam”. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Pisangan Jaya pada pukul 08.00–11.30 WIB ini diikuti oleh 53 peserta dari masyarakat Desa Pisangan Jaya.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja KKN UMT yang bertujuan memberikan edukasi dan keterampilan kepada masyarakat dalam memanfaatkan barang bekas rumah tangga sebagai wadah tanam. Melalui konsep urban farming, masyarakat diajak untuk mengurangi limbah sekaligus memanfaatkan lahan terbatas agar menjadi lebih hijau dan produktif.
Workshop diawali dengan pembukaan dan sambutan Ketua KKN UMT, Syafiq Ramadhan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah sederhana yang dapat diterapkan masyarakat secara berkelanjutan.
“Kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat barang bekas dari sudut pandang yang berbeda. Botol plastik, kaleng, ember, dan bahan bekas lainnya dapat dimanfaatkan kembali menjadi wadah tanam yang bernilai guna. Kami berharap setelah kegiatan ini masyarakat dapat mencoba menerapkan urban farming secara mandiri di lingkungan rumah masing-masing,” ujar Syafiq Ramadhan dalam keterangannya.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Pisangan Jaya. Perwakilan pemerintah desa menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN UMT atas terselenggaranya kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena masyarakat tidak hanya belajar bercocok tanam, tetapi juga belajar memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang produktif. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan dikembangkan di lingkungan masing-masing,” ungkapnya.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Muhammad Zakir selaku narasumber. Peserta diperkenalkan dengan konsep dasar urban farming yang mengintegrasikan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle. Materi juga membahas pemanfaatan botol plastik, kaleng, ember, palet kayu, dan wadah bekas lainnya sebagai alternatif media tanam.
Selain itu, peserta diperkenalkan dengan beberapa metode budidaya sederhana yang dapat diterapkan di rumah, seperti vertikultur, hidroponik sederhana, dan kebun kontainer. Metode tersebut dipilih karena dapat diterapkan pada lahan terbatas dengan memanfaatkan wadah yang tersedia di lingkungan sekitar.
Tidak hanya menerima materi, seluruh 53 peserta mengikuti praktik langsung. Kegiatan praktik dimulai dengan memilih dan membersihkan wadah bekas, membuat lubang drainase, menyiapkan media tanam, hingga melakukan penanaman secara langsung ke dalam wadah yang telah disiapkan. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai kebutuhan air, pencahayaan matahari, serta perawatan tanaman agar dapat tumbuh dengan baik.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan mengenai pemilihan wadah, pembuatan media tanam, serta cara merawat tanaman. Dari kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman dan pengalaman praktis mengenai penerapan urban farming berbasis daur ulang.
Melalui Workshop Urban Farming ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan barang bekas rumah tangga secara kreatif dan produktif, mengurangi limbah, serta mulai menerapkan kegiatan bercocok tanam sederhana di lingkungan masing-masing. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama antara mahasiswa KKN UMT, narasumber, Pemerintah Desa Pisangan Jaya, dan seluruh peserta.
Penulis: Nur Agnatul Hasanah
Editor: Muhammad Guruh Nuary
