Tangerang, Educeria – Cisadane Benteng Team Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) berhasil meraih Juara 2 kategori Endurance pada Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) XIV 2026 di Politeknik Negeri Bandung (Polban).
KMLI XIV 2026 berlangsung 20-25 September 2026 dengan mengusung tema "Eco Mobility Hub: Bridging Innovation for Indonesia’s Net Zero Future." Kompetisi tersebut menjadi wadah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan inovasi kendaraan listrik.
General Manager Cisadane Benteng Team, Muhammad Wahyudin, mengatakan pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi tim setelah melalui proses panjang sebelum mengikuti kompetisi.
"Perasaan kami tentunya sangat bangga, bersyukur, dan bahagia atas pencapaian Juara 2 kategori Endurance pada KMLI 2026 di Politeknik Negeri Bandung," kata Wahyudin dalam keterangan yang diterima Educeria.com, Senin (28/9/2026).
Baca Juga: Kisah Febi Aulia Yolandi, Berkali-kali Gagal hingga Jadi Duta Bahasa Banten Terbaik II
Menurutnya, hasil tersebut tidak hanya berkaitan dengan posisi di podium. Prestasi itu menjadi bukti kerja keras, kekompakan, ketekunan, dan semangat tim untuk terus belajar.
"Juara 2 bukan hanya tentang sebuah posisi di podium, tetapi juga menjadi bukti bahwa kerja keras, kekompakan, ketekunan, dan semangat untuk terus belajar mampu menghasilkan sesuatu yang membanggakan," ujarnya.
Wahyudin menuturkan, perjalanan menuju kompetisi tidak lepas dari berbagai kendala dan tekanan, baik dari sisi teknis maupun manajemen tim. Kondisi tersebut justru menjadi pengalaman bagi anggota dalam menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan.
Baca Juga: Didik Karakter Anak, Sekolah dan Orang Tua Harus Satu Frekuensi
Sementara itu, Vice Manager Cisadane Benteng Team, Rama Destanovva, menyebut pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh anggota tim dan pihak yang memberikan dukungan.
"Kami juga merasa bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama. Tidak hanya anggota yang terjun langsung dalam proses teknis, tetapi juga dukungan dari kampus, dosen pembimbing, pihak-pihak yang membantu pengembangan kendaraan, serta seluruh orang yang memberikan dukungan kepada Cisadane Benteng Team," kata Rama.
Rama mengatakan, hasil Juara 2 akan dijadikan bahan evaluasi untuk menghadapi kompetisi berikutnya. Tim menargetkan pengembangan kendaraan dari sisi performa, efisiensi energi, aerodinamika, manajemen temperatur, keselamatan, dan keandalan.
"Juara 2 KMLI 2026 bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi menjadi titik awal untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan kontribusi terhadap perkembangan teknologi kendaraan listrik di Indonesia," pungkas Rama.