Dekan FKIP UMT Ajak Mahasiswa Baru Bangun Komitmen Sejak Awal Kuliah

Dekan FKIP UMT, Dr. Hj. Sumiyani, M.Pd bersama jajaran dekanat dan staf di hadapan mahasiswa baru. (Educeria.com/Rasyatul Maharani)

Tangerang, Educeria.com — Memulai kehidupan sebagai mahasiswa tidak cukup hanya dengan mengenal ruang kuliah dan program studi. Ada proses panjang yang membutuhkan kedisiplinan, ketekunan, serta kemauan untuk terus berkembang. Pesan itulah yang disampaikan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Dr. Hj. Sumiyani, M.Pd., kepada mahasiswa baru dalam kegiatan Masa Ta’aruf (Masta).

Kegiatan Masta FKIP UMT berlangsung di Auditorium UMT lantai 19 dalam suasana yang jauh dari kesan formal dan kaku. Ratusan mahasiswa baru mengikuti kegiatan dengan mengenakan kemeja putih dan bawahan hitam. Mereka terbagi sesuai program studi masing-masing, sementara jajaran pimpinan, dosen, staf, serta organisasi mahasiswa FKIP turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Bagi Sumiyani, Masta tidak semata-mata menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru. Momentum ini merupakan kesempatan pertama untuk membangun pemahaman mahasiswa tentang lingkungan akademik yang akan menjadi bagian dari kehidupan mereka selama beberapa tahun ke depan.

“Masta adalah masa ta’aruf, masa mengenal, masa mengerti, dan masa memahami,” ujar Sumiyani kepada Educeria.com, Sabtu (19/9/2026).

Ia ingin mahasiswa baru menikmati tahap awal perkuliahan tanpa tekanan yang berlebihan. Informasi mengenai fakultas maupun program studi, menurutnya, dapat disampaikan dengan pendekatan yang lebih menyenangkan sehingga mahasiswa merasa nyaman ketika memasuki dunia perguruan tinggi.

“Masa Ta’aruf adalah masa di mana mahasiswa baru menerima banyak informasi tentang kefakultasan dan keprodiannya dengan suasana rileks, santai, dan bahagia. Jauh dari kesan tegang,” katanya.

Namun, suasana santai dalam Masta bukan berarti mahasiswa dapat menjalani perkuliahan tanpa target. Sumiyani justru mengingatkan bahwa sejak semester awal mahasiswa perlu memiliki komitmen terhadap proses pendidikan yang dijalani.

Ia berharap mahasiswa FKIP UMT dapat menyelesaikan studi dalam waktu sekitar 3,5 tahun atau tujuh semester. Target tersebut perlu dibarengi dengan kedisiplinan dalam mengikuti perkuliahan dan keterlibatan dalam berbagai aktivitas akademik.

“Menapaki 3,5 tahun proses perkuliahan harus dilandasi dengan ketekunan dan kedisiplinan yang tinggi,” tegasnya.

Selain kegiatan belajar di kelas, mahasiswa juga didorong untuk memperluas pengalaman melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dapat dilakukan melalui kolaborasi dengan dosen maupun bersama mahasiswa lainnya.

Semangat untuk tumbuh bersama juga menjadi pesan yang dibawa melalui tema SPEKTRA, yang merupakan akronim dari Sinergi Pendidik Empati, Kreatif, Transformatif, Religius, dan Adaptif.

Tema tersebut menggambarkan keberagaman mahasiswa FKIP UMT yang berasal dari berbagai latar belakang dan memilih bidang studi yang berbeda. Enam program studi di lingkungan FKIP UMT, yakni Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Pendidikan Matematika, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta Pendidikan Profesi Guru (PPG), menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkembang sesuai bidang masing-masing.

Meski berbeda program studi, para mahasiswa memiliki tujuan yang sama, yakni menyelesaikan pendidikan dan menjadi sarjana pendidikan.

“Berproses meraih cita tanpa membedakan latar belakang ekonomi, status sosialnya, dan pilihan program studinya. Banyak warna, banyak prodi, tetapi tujuan akhirnya sama, menjadi Sarjana Pendidikan,” ungkap Sumiyani.

Karena itu, ia mengajak mahasiswa tidak melihat perbedaan sebagai jarak, melainkan sebagai bagian dari kekayaan pengalaman selama menjadi mahasiswa FKIP UMT.

“Berproses bersama sebagai mahasiswa FKIP,” katanya.

Di penghujung kegiatan, Sumiyani menyampaikan pesan sederhana kepada mahasiswa baru yang kini memulai perjalanan akademiknya. Ia berharap setiap mahasiswa mampu menjaga semangat belajar hingga menyelesaikan pendidikan sesuai target.

“Selamat berkuliah, semoga sukses dan selesai tepat waktu. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin,” pungkasnya.
 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama